Month: August 2008

Kehebatan Kamera Digital

Saya senang fotografi, namun bukan dalam arti profesional, karena untuk itu, saya harus pandai mencari sudut pandang (lebih tepatnya: sudut pemotretan), lalu mengatur setting kamera (pencahayaan, kecepatan, diafragma, dan seterusnya). Saya lebih suka memotret untuk keperluan dokumentasi, dan sekali lagi, itupun bukan untuk dokumentasi ilmiah, namun lebih ke arah “menyimpan kenangan”, sehingga kelak saya senang mengamati foto-foto saya (beserta keluarga, teman2, maupun lingkungan saya). Namun, saya juga senang membuat foto yang –kalau bisa– aneh. Keinginan-keinginan saya ini sekarang mudah terwujud dengan adanya kamera digital.

Apakah foto saya di atas asli?
Apakah foto saya di atas asli?
Casio Exilim EX-P700
Kamera yang digunakan: Casio Exilim EX-P700

Salah satu kamera digital yang saya sukai adalah merek Casio seri Exilim. Seri yang pertama kali saya senangi adalah Casio Exilim EX-P700. Saya memilih kamera ini karena keunggulannya dalam menyediakan setting pemotretan hampir 30 macam. Dengan memilih salah satu setting, Anda dapat membuat foto yang sepertinya, dilakukan oleh seorang fotografer profesional. Misalnya saja memotret orang dengan cahaya redup (lilin) di malam hari atau di ruang gelap, memotret objek yang sedang bergerak cepat, dan salah satu fasilitas yang sangat saya sukai adalah kemampuan memotret dua kali dalam satu foto (sering disebut dengan istilah “multi-exposure”). Contoh hasilnya adalah pada foto di atas.

Continue reading “Kehebatan Kamera Digital”