Kehebatan Kamera Digital

Saya senang fotografi, namun bukan dalam arti profesional, karena untuk itu, saya harus pandai mencari sudut pandang (lebih tepatnya: sudut pemotretan), lalu mengatur setting kamera (pencahayaan, kecepatan, diafragma, dan seterusnya). Saya lebih suka memotret untuk keperluan dokumentasi, dan sekali lagi, itupun bukan untuk dokumentasi ilmiah, namun lebih ke arah “menyimpan kenangan”, sehingga kelak saya senang mengamati foto-foto saya (beserta keluarga, teman2, maupun lingkungan saya). Namun, saya juga senang membuat foto yang –kalau bisa– aneh. Keinginan-keinginan saya ini sekarang mudah terwujud dengan adanya kamera digital.

Apakah foto saya di atas asli?
Apakah foto saya di atas asli?
Casio Exilim EX-P700
Kamera yang digunakan: Casio Exilim EX-P700

Salah satu kamera digital yang saya sukai adalah merek Casio seri Exilim. Seri yang pertama kali saya senangi adalah Casio Exilim EX-P700. Saya memilih kamera ini karena keunggulannya dalam menyediakan setting pemotretan hampir 30 macam. Dengan memilih salah satu setting, Anda dapat membuat foto yang sepertinya, dilakukan oleh seorang fotografer profesional. Misalnya saja memotret orang dengan cahaya redup (lilin) di malam hari atau di ruang gelap, memotret objek yang sedang bergerak cepat, dan salah satu fasilitas yang sangat saya sukai adalah kemampuan memotret dua kali dalam satu foto (sering disebut dengan istilah “multi-exposure”). Contoh hasilnya adalah pada foto di atas.

Untuk memotret seperti di atas, caranya mudah, asal Anda menggunakan kamera seperti yang saya pakai, yaitu Casio Exilim EX-P700 (kalau tidak salah, dijual mulai tahun 2003). Anda harus memakai tripod, karena akan memotret dua kali dalam satu foto. Setelah memilih menu multiexposure, mintalah seseorang untuk memencet tombol pemotretan. Anda berpose di salah satu sisi yang muncul di layar (separoh sisi lainnya akan berwarna gelap).

Setelah tombol potret ditekan, tampilan di layar akan berubah. Hasil pemotretan ada di sebelah kiri (menjadi gambar diam) dan separoh gambar yang tadi gelap, sekarang siap dipotret. Nah, Anda bergeser ke lokasi yang tampak di sisi kanan gambar. Sekali lagi, mintalah seseorang untuk menekan tombol pemotretan. Selesai. Hasilnya tampak seperti di atas. Tampak hebat bukan? Contoh lain bisa dilihat pada gambar berikut.

Apakah saya kembar?
Apakah saya kembar?

Sayangnya, kemampuan multiexposure ini justru dihapus di seri-seri Casio Exilim berikutnya. Saya tidak tahu alasan Casio menghilangkan kemampuan ini. Dugaan saya adalah untuk menghindari penipuan atau perbuatan jahat lainnya dengan cara menampilkan foto-foto seperti di atas. Seri berikutnya yang saya sudah miliki adalah Casio Exilim S770 (sangat tipis, sekitar 1cm) dan kemudian S880 (mulai mengenali wajah, atau istilahnya: face detection). Kedua kamera ini saya senangi karena bentuknya sangat cantik dan merupakan kamera paling tipis yang ada di pasaran. (Saat menulis ini, saya lagi menimbang untuk membeli Exilim S10, yang jauh lebih tipis lagi).

Oh ya, hal lain yang saya sukai dari Exilim S770 dan S880 adalah adanya dua tombol yang masing-masing berfungsi untuk memotret dan tombol lainnya adalah untuk merekam video, sehingga kita dapat bereaksi dengan cepat ketika harus berpindah dari mode memotret ke merekam video dan sebaliknya. Tidak banyak kamera merek lain yang memiliki keunggulan ini. (Namun, untuk merekam video sambil memotret dan kedua fungsi tetap berfungsi tanpa terputus, setahu saya baru Sanyo seri Xacti yang bisa. Merek lain yang juga bisa, apa ya?)

Memang kemampuan masing-masing merek cukup sebanding. Saat ini masing-masing merek memiliki kemampuan autofokus, autoblitz, zoom, 7-10 megapiksel, langsung mencetak melalui koneksi Pict Bridge. Yang membedakan biasanya adalah kemampuan setting untuk memotret dan merekam video. Kalau Anda memilih kamera digital, sebaiknya pertimbangkan juga kemampuan yang tidak terlihat ini. Biasanya Anda harus membaca buku petunjuknya atau reviewnya di Internet atau media massa, sebelum tahu keunggulan suatu kamera. Salah satu situs yang sering saya kunjungi adalah situs Steves (lihat di sisi kanan blog saya ini, kliklah Digital camera review untuk berkunjung ke sana).

13 thoughts on “Kehebatan Kamera Digital

  1. Hei non, gimana kabarmu? Kok gak pernah online lagi? Sorry, emang lagi banyak kerjaan nih😦 jadi agak tertunda ngupdate blognya…. Dlm waktu bbrp hari ini pasti ada update deh… Tak tunggu kabarmu ya non…🙂

  2. apa kabar pak wing? ko’ blognya lama ga diupdate…
    oia, biar telat dikit, met lebaran ya… maaf lahir sampai batin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s