Betah dengan Hotspot di Rumah

KR 3/8/2009. Sekarang sudah banyak layanan koneksi ke Internet yang disediakan ke rumah. Koneksi dapat dilakukan menggunakan media gelombang radio, jaringan kabel yang disatukan dengan layanan televisi kabel, melalui jaringan telpon tetap, maupun melalui jaringan telpon seluler. Namun koneksi tersebut biasanya hanya ditujukan untuk satu komputer. Bagaimana caranya agar koneksi Internet dapat dipakai seluruh anggota keluarga? Jadikan saja hotspot atau wi-fi.

Koneksi router, modem, dan jalur Speedy
Koneksi router, modem, dan jalur Speedy

Kalau Anda berlangganan Internet yang terhubung melalui telpon atau kabel, hanya dapat dinikmati oleh satu komputer, sehingga seisi rumah harus bergantian memakai Internet. Cara lain adalah dengan memasang hub atau switch agar beberapa komputer bisa langsung terhubung ke Internet. Namun cara ini tidak praktis, karena semua komputer harus terhubung melalui kabel, sehingga rumah Anda menjadi tidak sedap dipandang mata. Belum lagi perangkat lain seperti ponsel dan PDA, tidak dapat ikut menikmati. Solusi yang cukup menggairahkan adalah dengan membuat jaringan nirkabel alias hot-spot.

Dengan fasilitas hot-spot di rumah, koneksi Internet dapat dinikmati dengan berbagai perangkat. Selain komputer, perangkat lain yang memiliki fasilitas hot-spot seperti ponsel, PDA, UMPC, bahkan kamera digital dan perangkat game portabel seperti PSP dan GameBoy, bisa ikut menikmati layanan Internet di rumah. Karena tidak memerlukan banyak kabel, maka tidak akan mengganggu keindahan ruang keluarga Anda.

Dengan sedikit pengetahuan dan pedoman ringkas berikut ini, Anda akan dapat memasang sendiri hot-spot di rumah Anda.

Persiapan dan Pengaturan

Kita contohkan saja Anda memakai koneksi Telkom Speedy. Di rumah Anda sudah ada telpon rumah (PSTN) dan bukan telpon seluler. Saluran telpon ini akan dibagi menjadi dua, yang satu ke pesawat telpon biasa, satunya lagi terhubung ke modem ADSL berkecepatan tinggi, baru ke komputer Anda. Untuk mengubah koneksi kabel menjadi hotspot, Anda perlu membeli satu perangkat yang disebut dengan router broadband yang berfungsi sebagai pemancar. Salah satu contohnya adalah Linksys seri WRT54G yang harganya di bawah Rp1 juta, tetapi kemampuannya cukup andal.

Pemasangannya juga relatif mudah. Letakkan router di dekat modem bawaan Speedy, colokkan adaptornya ke listrik. Pindahkan kabel modem yang tersambung di komputer dan colokkan ke router, melalui colokan yang bertuliskan Internet (biasanya jaraknya agak jauh dari colokan lainnya).

Kabel bawaan router dicolokkan ke komputer yang tadinya dipakai oleh kabel modem dan ujung satunya lagi dicolokkan ke router, pada colokan nomor 1 (paling kiri). Sekarang nyalakan komputer, router, dan modem. Karena sebelumnya komputer sudah dapat terhubung ke Internet, maka koneksinya tidak perlu dibahas di sini. Lihat gambar untuk mencocokkan koneksi perangkat Anda.

Setelah komputer hidup, Anda perlu mengatur setting router Anda. Pada contoh di sini, Anda akan ditunjuki cara mengatur yang sederhana, yaitu saluran Internet terpancar ke seluruh penjuru rumah dan memerlukan satu password saja, atau yang disebut dengan network key. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Jalankan browser Anda, misalnya MS Internet Explorer.
  2. Masuklah ke alamat bawaan router Linksys tadi, yaitu http://192.168.1.1/
  3. Masukkan user id dan passwordnya, yaitu admin dan admin.
  4. Pada Connection Type, pilihlah DHCP dan klik Save Setting.
  5. Pilih menu Wireless dan pada wireless mode, pilihlah Mixed agar support tipe wi-fi b dan g.
  6. Tentukan SSID atau nama koneksi Anda, misalnya Hotspot Mbah Surip, lalu klik Save Setting.
  7. Sekarang saatnya menentukan keamanan koneksi Anda. Kliklah menu Wireless, lalu Wireless Security.
  8. Pada Security Mode pilihlah WEP dan Default Transmit Key-nya 1.
  9. Pilih WEP Encryptionnya 64 bits 10 hex digits (Anda harus membuat kode atau password yang terdiri atas 10 digit dan disusun berdasarkan kode heksadesimal, yaitu gabungan antara angka 0 hingga 9 dan huruf a hinggaf.
  10. Pada kotak Key 1, isikan password atau network key yang mudah diingat, misalnya saja abcabc1234. Ingat, Anda hanya boleh menggunakan huruf a sampai f, dan angka 0 sampai 9. Klik Save setting.

Sekarang Anda sudah memiliki jaringan hotspot sendiri di rumah. Bahkan untuk terkoneksi ke Internet, Anda tidak memerlukan lagi komputer Anda. Untuk mencobanya, matikan semua perangkat Anda tadi, baik modem, router, maupun komputernya. Cabutlah kabel yang terhubung dari router Linksys ke komputer.

Hidupkan modem dan routernya. Tunggulah semua lampu indikator modem sampai menyala (ada 4 lampu atau LED). Lampu di router juga akan menyala semua. Cobalah hidupkan notebook Anda, aktifkan hotspotnya (ada yang memakai tombol khusus, ada yang cukup menekan kombinasi tombol di keyboard, dan bahkan ada yang otomatis tidak perlu diatur).

Setelah hotspot ditemukan oleh notebook Anda, bukalah browser yang biasa Anda pakai, misalnya Internet Explorer. Lalu tuliskan alamat yang ingin Anda kunjungi, misalnya http://www.google.co.id.  Setelah Anda tekan Enter, Anda akan ditanya network key, masukkan kode yang Anda tentukan pada langkah 10 tadi, yaitu abcabc1234. Harusnya, Anda akan langsung masuk ke halaman Google.

Anda juga dapat mencoba dengan ponsel canggih Anda, termasuk BlackBerry, iPhone, Nokia, dan sebagainya. Aktifkan dulu wi-finya, biasanya harus dijalankan menu scan wireless network lalu pilih jaringan Anda (siapa tahu di sekitar rumah Anda juga sedang mencoba mengikuti artikel ini). Anda juga akan diminta memasukkan ‘password’ yang sama seperti tadi.

Cobalah untuk mengakses jaringan Anda dari berbagai penjuru kamar, atau halaman, dan bahkan bila perlu lantai 2 atau atap rumah. Bila ada sebagian daerah yang lemah sinyalnya, pindahkan modem dan routernya ke lokasi agak di tengah.

Bisa jadi, tetangga kanan kiri Anda bisa menemukan sinyal Internet Anda (dengan nama Hotspot Mbah Surip). Jangan khawatir, sepanjang mereka tidak mengetahui passwordnya, mereka tidak dapat ikut menikmati kecanggihan Internet di rumah Anda. Namun bila Anda naksir anaknya sebelah rumah, sudah waktunya Anda memberi dia password koneksi Internet Anda. Kalau memberi anturium sih bukan ciri khas masyarakat digital.

13 thoughts on “Betah dengan Hotspot di Rumah

  1. pengen nanya mas, buat bikin hotspot ne yg diperlukan itu wireless router, wireless access point, atw wireless access point plus router?

    1. Kalau beli, bilang aja utk router hotspot gitu…alat sekarang sudah canggih2, fungsi2nya sudah dijadikan satu sih…lagi pula: murah… paling gak sampai Rp500rb ya yang bagus?

  2. Memang sekarang koneksi internet sangat d bthkan selain karena kebutuhan akan komunikasi juga bs d karenakan unt mengupdate informasi. Berbagai layanan internet juga bnyk d tawarkan dr mulai jaringan kabel fiber optik, kabel telepon, wifi, GSM dan CDMA. Semua produk ada kelemahan dan keunggulan seperti fiber optik yg mempunyai kecepatan transfer data yg tinggi tetapi anda harus merogoh kocek yang mahal unt berlangganan Dan tidak semua kota ada. Kabel telepon pada awalnya jaringan ini merupakan solusi untuk personal conection tp semakin bnyk yg menggunakan menjadikan line telepon habis. Sedangkan GSM dan CDMA memang murah tetapi kecepatanya tidak bsa d harapkan. Kmrn saya pakai VPN dengan menumpang jalur 3G GSM sangat memuaskan tetapi sekarang port keluar indosat sudah d blogkir jd lemot lg mkn bsk kalo udah nemu port yg bru bs kenceng lg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s