Twitter vs Facebook = Cicak vs Buaya?

KR, 14/10/2009. Tidak disangkal lagi, kedahsyatan Facebook mampu membuat orang kecanduan bergaul melalui dunia maya. Tidak hanya para pelajar dan mahasiswa, pelaku bisnis, dan para profesional, dan masyarakat terdidik lainnya. Kini sudah banyak pula ibu rumah tangga, dan bahkan pembantu rumah tangga, yang hobi bermain Facebook. Namun ada aplikasi lain yang kini mulai populer, yaitu Twitter.

Contoh tampilan Twitter saya.
Contoh tampilan Twitter saya.

Apa sebenarnya Twitter?

Twitter adalah sebuah aplikasi yang termasuk ke dalam mikroblog, dengan kata lain blog ‘sangat kecil’ atau mikro. Disebut begitu karena blog atau website biasanya terdiri atas banyak halaman dengan banyak artikel yang bercerita panjang lebar tentang suatu topik. Twitter hanya membatasi penggunanya untuk menuliskan tidak lebih dari 140 huruf agar dapat ditampilkan di Internet. Bandingkan dengan SMS yang dapat diisi dengan 160 karakter.

Jack Dorsey, pembuat Twitter
Jack Dorsey, pembuat Twitter

Untuk memiliki akun Twitter, pengguna perlu mendaftar dulu melalui situs http://www.twitter.com. Prosedur standar harus diikuti, misalnya mendaftar dengan alamat e-mail, lalu menentukan nama userid dan password, disusul dengan mengisi profil yang lebih lengkap. Namun profil lengkap ini hanya opsi. Setelah ada konfirmasi melalui e-mail dan aktif, akun Twitter dapat langsung dipakai. Pemakai tinggal menjawab pertanyaan ‘What are you doing?’ dengan mengisi tulisan tidak lebih dari 140 huruf tadi. Tulisan ini, disebut Tweet,  mirip dengan status diri pada halaman Facebook. Tulisan akan langsung segera ditampilkan di halaman Twitter Anda.

Twitter dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas New York kelahiran 1976 bernama Jack Dorsey. Jack lalu mengajak Isaac Stone dan Evan Williams mendirikan perusahaan yang diberi nama Obvious, dan kemudian diganti nama menjadi Twitter, Inc. Perusahaan inilah yang sejak 2006 hingga sekarang menyediakan layanan Twitter.

Kelebihan Twitter

Apa keunggulan Twitter yang kecil dan sederhana dibanding Facebook yang sudah sangat terkenal itu, sehingga seperti cicak melawan buaya? Menurut lembaga pemeringkat Alexa, tahun 2009 ini Twitter berada pada peringkat 50 blog teraktif di seluruh dunia. Pemakai per bulan ada 6 juta orang dengan tingkat kunjungan 55 juta kali. Tingkat pertumbuhan pemakainya mencapai 1.380% per bulan, sementara Facebook tinggal 220%. Sungguh suatu prestasi yang terhitung hebat.

Ada beberapa kelebihan Twitter bila dibanding Facebook. Pertama, Twitter adalah sebuah layanan gratis dan sederhana untuk menyiarkan status singkat melalui Internet. Karena singkat, status Twitter dapat dikirim melalui e-mail, SMS, dan jejaring sosial. Kedua, untuk menuliskan status Twitter, seseorang harus memiliki akun. Namun setelah memiliki akun, untuk menulis status atau tweet dapat melalui banyak program untuk berbagai perangkat, tidak harus melalui twitter.com. Untuk komputer berbasis Windows, ada program Twirl dan MadTwitter. Ada pula Pwytter yang berjalan di berbagai sistem, baik Mac OS, Linux, maupun Windows.

Untuk ponsel berbasis Windows Mobile, ada Twikini, sedang untuk BlackBerry ada TinyTwitter, TwitterBerry, dan sebagainya. Sedang untuk iPhone, ada ThinCloud dan Twitter for iPhone. Bila tidak ada aplikasi khusus untuk ponsel tertentu, dapat langsung masuk ke situs twitter.com.

Ketiga, status Twitter dapat langsung diumumkan ke seluruh pemakai Twitter. Beda dengan status Facebook yang hanya dapat dilihat oleh pengguna yang sudah menjadi teman. Itulah sebabnya kini Twitter banyak dipakai oleh para politisi, perusahaan, bahkan pemerintah (tapi di negara lain lho). Mereka dapat mengumumkan berita-berita penting yang langsung dilihat oleh sesama pemakai Twitter. Untuk dapat melihat status orang atau pihak lain, seseorang harus mencari dulu pemakai Twitter. Siapa saja dapat diikuti, misalnya Presiden AS Barack Obama, artis terkenal Arnold Schwarzeneger dan Demi Moore, NASA, White House, dan sebagainya. Anda tidak perlu disetujui oleh mereka untuk menjadi follower.

Keempat, Twitter juga menyediakan komunikasi langsung ke sesama pengguna Twitter, sehingga tidak terbaca pengguna lainnya.

Kelima, status Twitter dapat dihubungkan dengan aplikasi lain seperti Facebook dan WordPress, sehingga jaringan lebih luas lagi.

Pelajaran dari Twitter

Meskipun sudah ada aplikasi jejaring sosial yang sangat terkenal seperti Facebook, MySpaces, Flickr, ternyata ada yang berani membuat aplikasi lain yang sejenis tetapi lebih sederhana. Dengan catatan, asal ada kelebihan yang tidak dimiliki oleh aplikasi besar. Contoh sejenis masih ada, misalnya mesin pencari seperti Google dan Yahoo, yang seolah-olah tak terkalahkan. Tetapi masih ada saja pihak-pihak yang mencoba bersaing, misalnya Microsoft Bing dan Wolfram Alfa yang ternyata juga semakin banyak saja pemakainya. Terakhir, di bidang sistem operasi, ada MS Windows dan Linux, tetapi masih ada yang membuat Android. Nah, beranikah Anda menjadi cicak untuk melawan buaya?

4 thoughts on “Twitter vs Facebook = Cicak vs Buaya?

  1. Pak Wing, saya usul gimana kalo fitur update status ini juga diadakan di webnya YKPN:mrgreen: jadi tiap mahasiswa follow dosen mata kulnya per semester, ntar setiap dosen ingin mengadakan kuis dadakan atau memberi tugas dadakan tinggal update statusnya😆 msh ada manfaat lain yg bs digali.

    tiap semester baru direset lagi follownya, jadi nanti mahasiswa harus follow lagi ke dosen. Sayang banget kalo ngeliat webnya YKPN kurang dimaksimalkan, ex: forum diskusinya menyedihkan sekali😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s