Backup Data Ponsel dengan Google Sync

KR, Senin 26 Okt 2009. Sekarang ini tidak mengherankan kalau ada orang memiliki ponsel lebih dari satu dan memiliki notebook dan komputer PC. Masalah yang dihadapi oleh pemilik harta beberapa perangkat digital ini adalah data yang ada di masing-masing perangkat, belum tentu sama. Kalau ada data relasi diinput di ponsel pertama, ponsel kedua tidak tahu, apalagi komputernya. Google mengetahui kesulitan ini dan sudah menyediakan jalan keluarnya.

Karena berbagai sebab, sekarang ini sudah biasa kalau ada orang yang memiliki minimal dua ponsel. Alasannya bisa karena perlu telpon yang memakai dua jaringan, yaitu GSM dan CDMA. Bisa juga karena butuh telpon atau SMS sesama operator karena taripnya murah. Bahkan ada penggila gadget yang memiliki Blackberry, iPhone, dan Nokia seri E. Belum lagi orang tersebut masih memiliki notebook yang dibawa kemana-mana dan komputer PC di kantornya.

Persoalan timbul ketika dia harus menyimpan data relasinya. Kalau data disimpan di salah satu ponsel atau komputer, perangkat yang lain juga harus diperbarui datanya. Sudah barang tentu cara ini tidak praktis.

Masalah yang timbul menjadi lebih rumit jika data yang harus disinkronisasi tidak hanya data kontak, tetapi juga data jadwal dan data email, yang jumlahnya tentu cukup banyak. Data jadwal bisa berisi data ulang tahun relasi, jadwal rapat, jadwal kuliah, atau jadwal berbagai pekerjaan yang harus diselesaikan. Sedang email meliputi email pekerjaan, email yang berisi berita-berita dari milis atau jejaring sosial, dan email dari teman-teman.

Kalau Anda menghadapi masalah seperti di atas, tidak perlu repot lagi, karena Google telah menyediakan jalan keluar yang relatif mudah, yaitu melalui aplikasi yang dinamai Google Sync. Program gratisan ini disediakan untuk berbagai ponsel dan dapat diunduh langsung dari ponsel dengan menuju ke alamat google.com/sync. Google akan memberi pesan bila ponsel Anda tidak mendukung.

 

Scr04 2009-10-22
Pilihan backup data melalui Google.com/Sync

 

 

Agar dapat menikmati layanan dari Google ini, Anda harus memiliki email dari Google Mail atau Gmail yang juga gratis. Alamat email dan passwordnya akan digunakan sebagai kunci untuk masuk ke situs Google. Setiap user akan diberi tempat sebesar 5GB dan jumlah ini terus ditingkatkan. Jumlah ini tentu sangat besar meskipun Anda menerima ratusan email setiap hari.

Layanan yang disediakan Google sebenarnya tidak hanya berupa email gratis, tetapi ada juga data  Blog, Calendar, Contact, Schedule, bahkan Document. Semua layanan tersebut dapat dipakai sendirian, atau mau dipakai berbarengan dengan teman-teman lain.

Data Document atau dinamai Google Docs, dapat berisi dokumen berisi tulisan seperti file MS Word atau berisi spreadsheet seperti file MS Excel. Data ini dapat disunting bersama-sama oleh banyak pemakai yang sudah ditentukan oleh pembuat awal file. Dengan cara ini, misalnya di sebuah perusahaan sedang dirancang anggaran keuangan tahunan, tidak perlu lagi ada rapat kerja di kantor atau di hotel. Masing-masing staf cukup memakai komputer masing-masing di rumah atau di tempat wisata, asal terhubung melalui Internet. Dengan cara ini tentu dapat dihemat waktu, tempat, dan biaya.

Kembali ke data Contact dan Schedule, hampir semua ponsel jaman sekarang memiliki aplikasi untuk mengelola data itu. Apalagi komputer, baik PDA, netbook, notebook, tablet, hingga PC. Semuanya memiliki aplikasi yang tergolong ke dalam Personal Information Manager atau PIM. Untuk menjaga agar data di semua perangkat, baik ponsel maupun komputer, diperlukan program seperti Google Sync.

Setelah program Google Sync diinstal, Anda diminta menentukan item apa saja yang akan disinkronisasi. Biasanya item Calendar dan Contact. Setelah itu sinkronisasi akan dijalankan. Memang proses sinkronisasi hanya akan menyamakan data di antara dua perangkat, yaitu antara ponsel Anda dengan akun Google Anda.

Setelah proses sinkronisasi yang memakan beberapa saat tergantung dari banyak sedikitnya data Anda, data di kedua tempat akan sama persis. Setelah itu Anda dapat melakukan sinkronisasi dengan perangkat lain dan hasilnya juga akan sama. Sebagai contoh, pertama kali Anda menyamakan data antara Blackberry dengan Google di Internet. Setelah itu Anda menyamakan antara iPhone dengan Internet. Setelah selesai, Anda lalu menyamakan antara data di Google dengan data di Microsoft Outlook di komputer lokal Anda.

 

Scr03 2009-10-22
Contoh sinkronisasi data Outlook dgn Google Sync

Data kontak yang akan disamakan tidak hanya nama dan nomor ponsel atau alamat email, tetapi juga informasi lain seperti alamat rumah dan kantor, posisi atau jabatan, dan bahkan pasfoto relasi Anda. Demikian juga dengan data Calender, akan disamakan berbagai keterangan yang ada di dalamnya.

Proses yang beberapa kali dilakukan tersebut dapat disingkat bila Anda menentukan bahwa proses sinkronisasi dilakukan secara otomatis. Hal ini mirip dengan pengiriman file secara push-mail di sistem Blackberry. Anda tidak perlu melakukan apa-apa, data di semua perangkat akan selalu terbarukan. Untk ponsel, koneksi dapat dilakukan melalui berbagai jalur telpon atau data, sedang untuk komputer diperlukan koneksi ke Internet.

Sudah barang tentu fasilitas yang disediakan Google Sync ini sangat diperlukan oleh pemakai ponsel yang rajin mencatat data kontak, data jadwal, dan data lain. Dengan demikian, tidak akan ada lagi alasan terlambat mengumpulkan PR di kampus atau proposal di kantor. Bahkan Anda tidak akan pernah lupa siapa saja teman-teman Anda yang sedang berulang tahun.

Selain sinkronisasi pada perangkat pribadi, Google Sync juga dapat melakukan sinkronisasi data pada beberapa perangkat yang dimiliki oleh beberapa orang. Misalnya saja para direktur di sebuah perusahaan memiliki jadwal pertemuan yang berbeda-beda di antara mereka. Jadwal ini dapat ditandai sebagai publik atau pribadi. Kalau data bersifat publik, maka dapat disinkronisasi dengan para direktur lainnya.

Kalau mereka akan mengadakan rapat, tidak perlu menelpon satu per satu menanyakan jadwal senggangnya. Salah satu direktur tinggal melihat jadwal di ponselnya yang selalu terbarukan, lalu menentukan waktu rapatnya. Tanpa menyadari, direktur yang lain akan segera memperoleh notifikasi ada jadwal pertemuan baru. Sungguh sangat praktis bukan?

Nah, tunggu apa lagi?

4 thoughts on “Backup Data Ponsel dengan Google Sync

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s