Onyx 9700 Jagoan Baru BlackBerry

Perkembangan telpon seluler tahun 2009 agaknya masih sangat dipengaruhi oleh BlackBerry, meskipun ada juga sedikit pengaruh dari Nokia. Lihat saja sekarang ini hampir semua produsen ponsel mengeluarkan ponsel bergaya BlackBerry dan Nokia. Gaya BlackBerry yang khas adalah ponsel candybar dengan keyboard QWERTY, layar lebar, dan ada trackball sebagai tombol navigasi. Sedang Nokia, hanya seri E71/E63 yang banyak ditiru oleh produsen lain, terutama lokal. Lalu bagaimana tren tahun 2010 nanti?

BlackBerry Bold 9700 (Onyx)

Sepertinya tahun 2009 ini adalah tahun kejayaan BlackBerry. Betapa tidak? Hampir semua ponsel, meniru total tampilan berbagai seri BlackBerry, terutama yang model full-QWERTY seperti Curve 83xx, Javelin 89xx, Bold 9xxx, dan Storm 95xx. Sekilas, terutama ponsel-ponsel lokal, tidak dapat dibedakan dari BlackBerry tulen. Susunan tombolnya, trackball-nya, sampai pada aksesorisnya dibuat semirip mungkin dengan BlackBerry yang lagi menjadi dambaan banyak pemakai.

Meskipun hanya tiruan, tetapi ponsel-ponsel lokal tersebut cukup diterima pasar, karena dianggap dapat menaikkan derajad kewibawaan pemiliknya. Bahkan di antara pemilik tersebut berani membanggakan bahwa ponselnya lebih canggih dibanding BlackBerry sungguhan. Mengapa? Karena bisa diisi dua kartu sekaligus dan on bersama-sama, ada radionya, dan bahkan ada televisinya. Hingga saat ini, belum ada BlackBerry asli yang memiliki kemampuan seperti itu.

Belum lagi kemampuan bersosialisasi secara digital, ponsel-ponsel yang dikenal dengan ponsel Cina ini juga menyediakan aplikasi Facebook, chatting melalui Yahoo Messenger (tidak mungkin melalui BlackBerry Messenger), dan browsing ke dunia maya melalui Opera Mini yang juga sudah sangat terkenal itu.

Kepuasan pemakai ponsel yang mirip-mirip semakin sempurna ketika mereka membeli dompet untuk menyimpan ponselnya, yang sebenarnya dirancang untuk ponsel aslinya, baik untuk BlackBerry maupun Nokia. Tetapi karena bentuk ponselnya sama persis, maka ketika dimasukkan ke dompet atau pelindungnya, juga pas banget. Nah dari luar sudah tampak seperti seorang BlackBerry maniak betulan. Sudah barang tentu dengan biaya yang jauh lebih murah dibanding dengan harga ponsel-ponsel aslinya.

Senjata Baru BlackBerry

Pihak RIM selaku penyedia ponsel dan sekaligus layanan BlackBerry tentu tidak tinggal diam. Mereka tetap ingin menjadi trendsetter, tanpa mau ribut-ribut di pengadilan, apalagi di negara-negara yang sistem hukumnya masih memprihatinkan, seperti di negara-negara berkembang itu. RIM lebih memilih cara yang lebih jitu, yaitu dengan memasarkan produk-produk berkualitas sesuai dengan segmen pasarnya.

Beberapa bulan terakhir ini, RIM melalui berbagai operator di Indonesia telah mengedarkan seri 8520 Gemini dengan harga terjangkau, di bawah Rp4 juta. Meskipun ditujukan untuk para pemakai pemula BlackBerry, tetapi Gemini sudah mendukung perubahan baru, yaitu penggunaan trackpad sebagai pengganti trackball yang dikabarkan mudah kotor dan punya risiko macet. Padahal trackball merupakan alat navigasi utama, jadi kalau sampai macet, boleh dikata BlackBerry tidak dapat digunakan lagi. Dengan trackpad, risiko macet ini hampir tidak ada. Agaknya pihak RIM mulai meninggalkan trackball, karena semua seri yang baru, sekarang ini mengandalkan trackpad.

Di segmen atas, BlackBerry akan segera mengenalkan kelas wahidnya, yaitu BlackBerry 9700 dengan nama Onyx. Harga resmi belum diketahui, tetapi yang jelas lebih mahal dibanding seri-seri lain yang sudah ada. Tetapi di luar operator, seri yang masih keluarga Bold ini dapat ditebus dengan harga sekitar Rp7.250.000.

Kemampuan yang diperbaiki dibanding Bold 9000 antara lain adalah layarnya yang memiliki resolusi 480×360 (Bold 480×320). Sedang luasnya justru lebih sempit, karena hanya 2,44 inci (Bold 2,6 inci). Dimensi Onyx sedikit lebih ramping, karena berukuran 109 x 60 x 14 mm (Bold 114 x 66 x 14 mm). Kamera Onyx lebih baik, karena sudah 3,2 MP (Bold 2 MP). Memori juga sudah dua kali lipat Bold, yaitu 256 MB untuk RAM, flash, dan on-board. Dari bentuk  masih mirip-mirip Bold, bahkan prosesor, masih sama-sama mengandalkan 624 MHz.

Kelebihan utama Onyx adalah digunakannya sistem operasi terbaru, yaitu BlackBerry 5.0, menggantikan sistem operasi lama yang dipasang di Bold, yaitu 4.60. Dari segi tampilan, memang jauh lebih bagus. Hal ini disebabkan karena resolusi yang lebih rapat, padahal layarnya lebih sempit, sehingga memang tampak lebih baik dibanding sistem operasi 4.60 yang menjadi nyawa Bold. Hanya sayang, dari segi kinerja, terutama kecepatan, sistem versi 5.0 jauh lebih lambat dibanding dengan versi 4.60.

Dari sini, para pecinta BlackBerry sangat mengharapkan segera ada perbaikan melalui sistem baru, seperti yang selama ini dilakukan oleh RIM. Perbaikan sistem dilakukan melalui penyediaan update yang dapat diunduh melalui berbagai situs, baik dari situs resmi RIM maupun dari situs-situs lainnya. Pengguna BlackBerry dapat mengupdate sendiri sistem operasinya dengan program Desktop Manager bawaan BlackBerry, maupun program-program buatan pihak ketiga seperti Master Control Program.

Storm 2

Di segmen layar sentuh, BlackBerry juga mengenalkan seri baru Storm, yaitu Storm 9520 dan 9550 yang merupakan perbaikan dari Storm 9500. Ada beberapa perbaikan yang dilakukan oleh RIM, di antaranya adalah dipasangnya koneksi Wi-Fi. Aneh memang di seri lama tidak ada kemampuan ini. Selain itu, memori sudah sama dengan Onyx, yang semuanya 256 MB, jadi hampir dua kali dari pendahulunya. Bahkan untuk memori on-boardnya sudah 2GB (Onyx cuma 256 MB dan Storm 9500 1 GB).

Perbaikan lain yang mudah dirasakan adalah kepekaan sentuhan, karena pada versi lama hanya mengandalkan 1 bantalan, sedang pada seri baru ini sudah mengandalkan 4 bantalan. Oleh karenanya, kini pemakai Storm 2 dapat mengetik lebih cepat pada layar sentuhnya. Memang bila dibanding iPhone yang memang jagoan di bidang layar sentuh, Storm 2 masih kalah, namun paling tidak, dibanding versi terdahulu, Storm 2 sudah jauh lebih baik.

Pesaing Baru

Kedua seri andalan BlackBerry di penghujung tahun 2009 ini, yaitu Onyx 9700 dan Storm 9520/9550, agaknya akan mendapat sambutan hangat dari para pecinta BlackBerry. Ini ditunjukkan dengan maraknya peredaran kedua seri tersebut di pasar yang jauh lebih cepat dibanding dengan jalur operator. Demikian juga dengan seri low-end Gemini 8520 dengan harga yang setara dengan ponsel-ponsel pintar lainnya, sudah lebih dulu membanjiri pasar.

Namun RIM sebagai pemegang paten BlackBerry tetap tidak dapat tidur nyenyak, karena ponsel Cina sudah mulai muncul dengan wajah serupa, bahkan namanya pun berbunyi sama, yaitu Onic. Sudah tentu harganya jauh lebih murah, meskipun kemampuan konektivitas dan integrasi antaraplikasi BlackBerry bakal sulit tertandingi, paling tidak untuk jangka waktu beberapa bulan ke depan.

Selain itu, IMO, salah satu ponsel lokal, sudah mengenalkan program chatting antarponsel IMO, persis seperti layaknya BlackBerry Messenger yang hanya dapat dinikmati para pemilik BlackBerry. Ini tentu membawa rasa kebanggaan sendiri bagi para IMO-ers, karena mereka sekarang sudah semakin mirip dengan BlackBerry-ans. Meskipun demikian, para petinggi BlackBerry tidak pernah merasa diri mereka sebagai buaya yang sedang menghadapi ponsel lokal sekelas cicak. RIM tetap waspada bahwa mereka harus tetap menjaga kualitas dan layanan. Itulah sebabnya diperkirakan pada tahun 2010 nanti, bakal ada sekitar 13 seri BlackBerry baru membanjiri pasar. Asli semua.

Memang akhirnya petuah nenek moyang bahwa kalau mencari jodoh, jangan hanya melihat wajah dan tubuh, juga berlaku bagi Anda yang mencari ponsel. Jangan hanya melihat wajah dan bodi saja, karena sebenarnya yang lebih Anda perlukan pada waktu lama adalah hatinya, kalau ponsel, kemampuan yang ada di dalamnya. Karena toh faktanya, bodi ponsel, termasuk BlackBerry, mudah diganti-ganti. (Wing Wahyu Winarno, http://buku-bb.ubik.net)

One thought on “Onyx 9700 Jagoan Baru BlackBerry

  1. Mas Wing,
    tulung dibahas tentang sistem android dong, plus minus android? Trus penghitungan biayanya gimana? Hp yang sudah berbasis android apa aja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s