Pengalaman Memakai Samsung Tab 8.9″

My Android based tabletSetelah beberapa hari menggunakan Samsung Galaxy Tab 8.9″, ada beberapa pengalaman yang bisa saya bagikan kepada teman-teman gadgeter.

Seperti banyak dibahas di berbagai situs, tablet pc ini memang sangat cantik, tipis (lebih tipis 2 mm dibanding iPad2) dan ringan (lebih ringan 200 gram dibanding iPad2). Sistem operasinya sudah Honeycomb 3.1, RAM 1GB, storage 16 GB, bisa HSDPA (bahkan ada situs yang bilang bisa LTE hingga 14 MBPS).

Nilai plus yang sangat saya sukai adalah adanya tombol capture screen (ikon ke-4 dari kiri, di sudut kiri bawah layar). Padahal biasanya, agar dapat menangkap tampilan layar, perangkat Android harus di-root dulu (diubah-ubah sistem di dalamnya). Fasilitas ini sangat membantu saya untuk menulis buku (tunggu ya, moga-moga November ini kelar lah) dan menulis artikel, baik di koran maupun blog.

Nilai plus lainnya adalah kemampuannya untuk terkoneksi melalui wi-fi (baik di rumah, kantor, maupun tempat publik), yang lumayan cepat (meskipun ini tergantung layanannya juga ya). Saya juga mencoba memasang kartu GSM 3. Mengapa 3? Karena kartu perdananya murah, cuma Rp45.000 bisa untuk Internetan 1 bulan dengan kuota 1 GB. Saya coba di rumah (seputaran alun-alun kidul Yogyakarta), kampus Fakultas Teknik UGM, maupun kantor saya di STIE YKPN Jalan Seturan. Koneksi di ketiga daerah tersebut ternyata cukup bagus, karena saya sering mendapat HSDPA dan beberapa kali 3G, dengan sinyal hampir selalu penuh (memangnya 3 sudah banyak BTS 3G-nya ya?). Sesekali memang hilang sinyalnya, tapi itu hanya dalam hitungan detik. Salut deh sama 3, tapi moga-moga penggunanya tidak meningkat drastis gara-gara baca tulisan saya ini ya😛

Sedikit kelemahan yang saya rasakan adalah layarnya mudah kotor. Saya bermain iPad, layarnya relatif tetap bersih. Tab 8.9″ meninggalkan bekas sentuhan jari setiap kali saya sentuh. Selain itu, saya masih kesulitan mencari kovernya (mungkin karena saya membeli gadget ini terlalu awal ya?😦 hiikss). Selain itu, saya sudah instal Kies (software untuk sinkronisasi dengan PC, baik Windows maupun Mac). Fungsi-fungsi sinkronisasi lancar saja, namun ketika saya menyalin beberapa file lagu, yang muncul di Tab 8.9″ kok hanya satu lagu saja, itupun yang pertama. Setelah saya telusur pakai File Explorer dari Tab maupun dari Windows/Mac, semua lagu yang saya salin, ada lho. Jadi saya belum berhasil memutar lagu berdasarkan playlist nih. Paling memakai File Explorer, lalu saya tap 2x, barulah lagunya terdengar. Tapi kan harus satu per satu😦

Overall, saya puas menggunakan Tab 8.9″ ini, yang mereknya dari Korea, tapi produksinya di Vietnam.

32 thoughts on “Pengalaman Memakai Samsung Tab 8.9″

  1. pak wing.gimana caranya mengisi pulsa pakai tab 8,9..sa.at ini saya pakai tab 8,9..dalam kesulitan nih pak..terima kasih

    1. Operatornya apa mas? Kalau Tri kan ada aplikasinya, Bima Tri. Cek saldo dan beli pulsa bisa lewat aplikasi itu. Tapi kalau pakai operator lain, terpaksa harus menggunakan ponsel mas. Kartu dilepas, pindah ke ponsel, lalu beli pulsa, atau aktifkan layanan Internetnya. Setelah aktif, barulah kartu SIM dikembalikan ke Tab lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s